Beritaonline.co - Komplotan pencurian sepeda motor di Surabaya punya cara yang cukup nyeleneh sebelum beraksi.
Bukannya sekadar menyiapkan alat atau strategi, salah satu anggotanya justru punya tugas khusus: meminta doa kepada dukun.
YA (37), yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor di puluhan lokasi di Surabaya, disebut mendatangi dukun bersama dua rekannya sebelum menjalankan aksi.
Jadi sebelum berangkat, buBaca Juga: Ompreng Jadi Ladang Setoran? BGN Temukan Yayasan Minta Uang ke Mitra MBG
Bedanya, doa bukan alat bukti dan tentu tidak membuat aksi kriminal jadi halal.
Peran tak biasa itu terungkap setelah YA ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya di kawasan Makam Rangkah, Surabaya, Selasa (22/9/2026).
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan YA mendatangi dukun bersama dua rekannya untuk meminta bantuan doa agar aksi mereka berjalan lancar.
"Sebelum melakukan aksi, tersangka pergi ke dukun meminta bantuan doa bersama dua rekannya," ujar Hadi, Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: Gaji Rocky Gerung Jadi Wantimpres Tembus Rp76,5 Juta per Bulan
Menurut Hadi, dua orang yang ikut bersama YA saat mendatangi dukun hingga kini masih diburu polisi. Sementara seorang anggota komplotan lainnya disebut memiliki tugas sebagai joki.
Kasus ini mulai terungkap setelah polisi menerima laporan pencurian sepeda motor di kawasan Semolowaru Utara, Kecamatan Sukolilo, pada Kamis pagi (17/9/2026).
Saat itu, sepeda motor korban diparkir di depan rumah. Namun kendaraan tersebut kemudian raib.
Dua hari berselang, laporan serupa kembali masuk. Kali ini pencurian terjadi di kawasan Sumber Mulyo, Kecamatan Bubutan.
Baca Juga: Tito Cek Langsung Rumah Penerima BSPS, Biar Bantuan Nggak Nyasar ke Rumah Orang Kaya