nusantara

Pelaku Curanmor Cari Jampi-Jampi ke Dukun, Tapi Tetap Kepergok Polisi

Minggu, 4 Oktober 2026 | 04:48 WIB
Pelaku Curanmor Cari Jampi-Jampi Dukun, Tapi Tetap Kepergok Polisi (Beritaonline.co - ilustrasi)

Sepeda motor korban yang awalnya diparkir di teras rumah diketahui hilang ketika korban hendak berangkat ke masjid.

Aksi tersebut ternyata terekam kamera pengawas lingkungan. Rekaman CCTV kemudian menjadi salah satu petunjuk bagi polisi untuk memburu pelaku.

Laporan lainnya datang dari kawasan Karang Menjangan, Kecamatan Gubeng. Dalam kasus ini, pelaku diduga merusak pengaman tambahan pada cakram rem sepeda motor yang diparkir di lorong gang.

Dari serangkaian penyelidikan dan bukti yang dikumpulkan, polisi akhirnya mengidentifikasi YA sebagai salah satu orang yang diduga terlibat.

Baca Juga: Kantara Chapter 1 Jadi Film India Terbaru dengan Kisah Legenda dan Konflik Leluhur

Saat hendak diamankan, YA disebut berusaha melawan petugas dan melarikan diri.

Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dengan menembak kedua kaki YA.

Dalam pemeriksaan, YA mengaku terlibat dalam pencurian sepeda motor di 36 lokasi lainnya di Surabaya.

Sejumlah lokasi yang disebut antara lain Karang Menjangan, Gubeng, Darmo, Bratang, Ngagel, Rungkut, Ploso, Kalikepiting, Kalijudan, Granting, hingga Donokerto.

Baca Juga: Resep Opor Ayam Kuning yang Gurih dan Kaya Rempah, Cocok untuk Menu Makan Keluarga

Kalau pengakuan tersebut benar, jumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan komplotan ini bukan lagi hitungan jari. Sudah masuk kategori bikin pemilik motor makin rajin cek parkiran.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan YA dan komplotannya menggunakan kunci T untuk merusak rumah kunci sepeda motor saat menjalankan aksi.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit telepon genggam Oppo A57, beberapa sepeda motor, serta senjata tajam berupa celurit dan pisau.

Polisi juga masih memburu sejumlah orang lain yang diduga terlibat dalam komplotan tersebut.

Dua orang yang disebut bersama YA saat mendatangi dukun juga masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Halaman:

Tags

Terkini