Tim Ditjenpas juga mengecek kondisi fisik bangunan serta area yang menjadi perhatian Ombudsman.
Artinya, yang diperiksa bukan cuma “siapa yang tinggal di mana”, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut bisa ada di lingkungan lapas.
Ibaratnya, bukan cuma mencari siapa yang duduk di sofa, tetapi juga mencari tahu siapa yang menyediakan sofanya, dari mana datangnya, dan kok bisa ada sofa segala di situ.
Baca Juga: Bullying Makin Marak, Orang Tua dan Sekolah Jangan Cuma Geleng-Geleng Kepala
Cerita ini bermula ketika Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak ke Lapas Cibinong pada Rabu (23/9/2026).
Dalam sidak tersebut, Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas yang disebut memiliki standar seperti apartemen atau menyerupai rumah mewah.
Temuan tersebut kemudian menjadi perhatian serius Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
Pemeriksaan internal dilakukan, mulai dari fasilitas, administrasi asimilasi, hingga penempatan rumah dinas pejabat struktural.
Baca Juga: QRIS Makin Ngegas! 44,86 Juta Merchant Sudah Terhubung Ekonomi Digital
Mashudi menyebut pemeriksaan internal dilakukan pada Jumat (25/9), setelah Menteri Imipas Agus Adrianto mengecek langsung lokasi.
Hasil pemeriksaan kemudian dipaparkan dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI pada Senin (28/9).
Dalam pemaparan Ditjenpas, sejumlah barang yang ditemukan di salah satu ruangan juga menjadi perhatian.
Mashudi menyebut terdapat televisi, perabot rumah tangga, sofa, springbed, hingga kulkas.
Yang bikin publik makin penasaran, kulkas tersebut disebut berisi tiga botol wiski dan satu botol bir.
Namun Ditjenpas menyebut barang-barang tersebut merupakan barang pribadi Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban.
Artikel Terkait
MagangHub 2026 Tahap 3 Dibuka, Kemnaker Dorong Perusahaan Sediakan Pengalaman Kerja Relevan
Abdul Mu'ti Tekankan PPG Bukan Sekadar Sertifikasi, Guru Harus Mampu Menginspirasi
Korban Dugaan Keracunan Makanan di Batang Ditangani, Gibran Minta Investigasi Tuntas
52 Juta Peserta Tidak Aktif, BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Pembayaran Iuran
172 Peserta PPDS Unair Alami Mual dan Muntah, Sampel Makanan Diperiksa