Sementara sebuah bingkai foto atas nama warga binaan Jimmy Masrin disebut sebagai barang hasil razia keamanan.
Jadi, jangan sampai publik langsung mencampur semua barang yang ditemukan menjadi satu paket cerita.
Pemeriksaan masih dilakukan untuk mengetahui hubungan masing-masing barang dengan fasilitas yang disorot.
Di tengah ramainya pemberitaan, kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, sebelumnya sudah memberikan bantahan.
Arman menyatakan kliennya menjalani pidana sesuai aturan dan menempati sel di Blok A 2.5 bersama warga binaan lainnya.
“Klien kami pada saat ini menjalani pidana di dalam Lapas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan menempati sel Blok A 2.5 bersama dengan warga binaan lainnya,” ujar Arman, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Arman, kunjungan terhadap Sambo juga dilakukan seperti kunjungan masyarakat umum, yakni di area lapas dan bukan di area hunian yang menjadi temuan Ombudsman.
Dengan kata lain, versi kuasa hukum Sambo: jangan asal sambung nama hanya karena sama-sama berada di dalam lapas.
Yang menarik, Ombudsman RI sendiri belum memastikan apakah Ferdy Sambo merupakan penghuni fasilitas yang mereka temukan.
Dalam konferensi pers Kamis (24/9), anggota Ombudsman Syafrida R. Rasahan mengatakan pihaknya tidak bertemu langsung dengan Sambo saat melakukan sidak.
Ombudsman juga menyatakan belum memperoleh dokumen yang dapat memastikan identitas warga binaan yang berkaitan dengan fasilitas tersebut.
Artinya, sampai tahap ini, ada tiga hal yang harus dipisahkan.
Pertama, Sambo memang diperiksa Ditjenpas.
Kedua, pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari investigasi menyeluruh.
Ketiga, belum ada konfirmasi resmi bahwa Sambo merupakan penghuni fasilitas mewah yang ditemukan Ombudsman.
Artikel Terkait
MagangHub 2026 Tahap 3 Dibuka, Kemnaker Dorong Perusahaan Sediakan Pengalaman Kerja Relevan
Abdul Mu'ti Tekankan PPG Bukan Sekadar Sertifikasi, Guru Harus Mampu Menginspirasi
Korban Dugaan Keracunan Makanan di Batang Ditangani, Gibran Minta Investigasi Tuntas
52 Juta Peserta Tidak Aktif, BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Pembayaran Iuran
172 Peserta PPDS Unair Alami Mual dan Muntah, Sampel Makanan Diperiksa