Baca Juga: Praperadilan Silmy Karim Masuk Tahap Putusan, 15 Surat KPK Digugat
Seiring perkembangan zaman, pandangan mengenai peran perempuan dalam militer juga mengalami perubahan.
Kowad yang awalnya lebih banyak ditempatkan pada tugas non-tempur kemudian mendapatkan ruang yang lebih luas.
Dalam perkembangan berikutnya, perempuan juga mulai dipercaya mengemban tugas yang berkaitan dengan kemampuan tempur dan persenjataan.
Salah satu momentum penting terjadi pada masa pemekaran organisasi militer pada 1995–1996.
Baca Juga: KPK Bongkar BPN Jatim, Duit Dolar dan Perhiasan Diduga Emas Jadi Barang Bukti
Dalam periode tersebut, anggota Kowad mulai masuk dalam lingkungan pasukan baret merah yang identik dengan Kopassus dan menjalankan tugas yang juga berkaitan dengan penggunaan senjata.
Perkembangan ini menjadi bagian dari perubahan panjang perjalanan perempuan di tubuh TNI Angkatan Darat.
Kalau melihat perjalanan dari awal, pembentukan Kowad memang tidak terjadi dalam semalam.
Gagasannya sempat mendapat penolakan karena dianggap belum terlalu diperlukan. Tetapi dukungan dari sejumlah tokoh militer, pemerintah, serta perjuangan organisasi perempuan membuat gagasan tersebut akhirnya terwujud.
Baca Juga: Jangan Cuma Nonton! Begini Pertolongan Saat Seseorang Alami Henti Jantung
Dari situlah Kowad berkembang dan menjadi bagian dari sejarah panjang keterlibatan perempuan dalam pertahanan negara.
Perjalanan tersebut juga menunjukkan bahwa peran perempuan dalam dunia militer terus mengalami perubahan mengikuti kebutuhan organisasi dan perkembangan zaman.
Kalau dulu tugasnya lebih banyak berkutat pada administrasi, kesehatan, logistik, dapur umum, hingga protokol, kini perempuan di lingkungan TNI memiliki kesempatan untuk mengemban tugas yang semakin beragam.
Jadi, kalau ada yang mengira sejarah tentara perempuan dimulai karena “butuh tambahan personel”, ceritanya ternyata jauh lebih panjang.
Artikel Terkait
52 Juta Peserta Tidak Aktif, BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Pembayaran Iuran
172 Peserta PPDS Unair Alami Mual dan Muntah, Sampel Makanan Diperiksa
Sambo Diperiksa soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Tapi Belom Tentu Penghuninya
Prabowo Datang Takziah, Obrolan dengan Megawati Ikut Bahas Bangsa
Polwan Bukan Tiba-Tiba Ada, Sejarahnya Dimulai dari Enam Perempuan