Jumat, 30 Oktober 2026

Polisi Bongkar "Dapur" Narkoba di Jakarta Pusat, Barang Mau Dijual Lewat Medsos

Photo Author
Awok, Beritaidn.com
- Rabu, 23 September 2026 | 16:26 WIB
Polisi Bongkar "Dapur" Narkoba di Jakarta Pusat, Barang Mau Dijual Lewat Medsos (Beritaonline.co - ilustrasi)
Polisi Bongkar "Dapur" Narkoba di Jakarta Pusat, Barang Mau Dijual Lewat Medsos (Beritaonline.co - ilustrasi)

Beritaonline.co - Ini baru beneran bikin geleng-geleng kepala! Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya baru aja bongkar rahasia gelap di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Ternyata ada rumah yang bukan buat tempat tidur doang, tapi dijadikan pabrik rahasia pembuat tembakau sintetis! Nah, yang jadi otaknya, seorang pemuda berinisial SW, umur 27 tahun, udah diamankan polisi.

Kejadiannya tuh hari Kamis, tanggal 17 September silam, sekitar jam 11 malam lewat. Polisi dapet kabar dari warga kalau di kontrakan itu ada yang nggak beres, beredar barang haram.

Langsung deh tim berangkat dan bener aja — ketahuan!
Kompol Ardyan Yudo Setyantono, Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, bilang begini di Jakarta hari Rabu:

Baca Juga: Prabowo Selenggarakan Ratas di Istana Merdeka, Wujudkan Pendidikan Gratis Sampai Universitas

"Kami berhasil tangkap satu orang pelaku yang bikin pabrik sembunyi-sembunyi alias 'industri rumahan' narkoba jenis tembakau sintetis. Orangnya inisial SW, lokasinya di Gambir, Jakarta Pusat."

Pas digeledah, isinya bikin kaget! Polisi ngamankan tujuh plastik klip berisi tembakau sintetis, beratnya total nyentuh 251,88 gram. Belum itu doang — alat-alatnya lengkap banget kayak di laboratorium beneran!

Ada kompor magnet, enam gelas takar, dua botol takar, tiga corong, dua timbangan digital, dua mesin penyedot, alat pengepres, toples isian campuran tembakau, masker gas, pemanas, sarung tangan karet, plastik klip, sampai HP buat ngurusin jualan. Lengkapnya nggak main-main, seolah-olah itu bengkel atau dapur besar!

Dari pemeriksaan, si SW ngaku udah jalanin "usaha" ini selama setahun belakangan, dan udah produksi sampai empat kali. Rencananya barang-barang itu mau dijual lewat media sosial — kirain aman di internet, padahal polisi udah pantau dari tadi!

Baca Juga: Selain Pasang Laut, Gelombang hingga 3 Meter Mengintai Perairan Bali

Sekarang pelaku sama semua barang bukti udah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya buat diperiksa lebih dalem. Kasusnya bakal ditelusuri terus, siapa tau ada yang lain terlibat.

"Sekecil apapun kabar yang kalian denger, itu berharga banget buat kami. Mulai dari lingkungan tetangga sendiri, kalau ada yang aneh-aneh, langsung lapor aja. Ini urusan kita bareng-bareng."

Kalau nemu sesuatu yang mencurigakan, jangan ragu — telepon 110 aja, garisnya buka 24 jam nonstop. Jangan biarkan barang haram nyebar di sekitar kita! (Glo)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Awok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X