Beritaonline.co - Kabar mengejutkan datang dari dunia selebgram. Juliana Prastini atau yang akrab dipanggil Jule resmi terjerat kasus dugaan pemakaian narkotika.
Semuanya bermula saat polisi menelusuri peredaran zat berbahaya bernama etomidate, dan dari situlah jejaknya mengarah ke Jule.
Awalnya Polresta Bandara Soekarno-Hatta menyelidiki peredaran etomidate. Dari situ, polisi menangkap dua perempuan, yaitu RR dan RN.
Saat diperiksa, ternyata ada jejak transaksi dan pengiriman barang yang ditujukan ke JP — alias Jule.
“Pas kami tangkap RR dan RN, di situ sudah ketahuan ada transaksi sama bukti kirim ke JP. Terus kami kembangkan lagi kasusnya,” ujar Kasat Reserse Narkoba AKP Michael Kharisma Tandayu, Sabtu (19/9).
Penelusuran berlanjut sampai ke sosok bandar yang ternyata warga negara China.
Berdasarkan informasi itu, pada Senin (14/9) polisi langsung menyambangi sebuah apartemen di Jakarta Selatan.
Di sana Jule ketahuan bersama dua temannya. Tapi saat dites urine, hanya Jule yang positif pakai etomidate.
Di tempat itu juga ditemukan 4 cartridge etomidate: 3 sudah habis dipakai, 1 masih utuh terisi.
Ditambah lagi, total dari seluruh rangkaian penangkapan, polisi menyita 27 cartridge zat berbahaya ini.
Menurut pengakuan Jule sendiri, dia baru coba pakai etomidate lewat vape sekitar 2 sampai 3 minggu sebelum ditangkap.
Dia bilang mulai pakai karena lagi stres dan ada tekanan. Padahal etomidate itu efeknya bisa bikin badan rileks sampai gampang pingsan atau hilang kesadaran, bahaya banget kalau dipakai sembarangan.
Di sisi lain, soal penangkapan tiga pelaku penganiayaan Bambang Setiyawan, tugas kepolisian dinilai belum selesai sepenuhnya.
Penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran etomidate ini.***