Jumat, 30 Oktober 2026

Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Pimpin Upacara di Monumen Pancasila Sakti

Photo Author
Awok, Beritaidn.com
- Kamis, 1 Oktober 2026 | 08:25 WIB
Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Pimpin Upacara di Monumen Pancasila Sakti (Beritaonline.co - ilustrasi)
Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Pimpin Upacara di Monumen Pancasila Sakti (Beritaonline.co - ilustrasi)

Rangkaian tersebut menjadi bagian penting dalam upacara karena Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya tentang seremoni, tetapi juga momentum untuk kembali mengingat dasar negara dan perjalanan bangsa.

Baca Juga: Jangan Sampai Agama Jadi Kostum, Sementara Uang Rakyat Jadi Godaan

Setelah pembacaan ikrar, Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan membacakan doa.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan Andhika Bhayangkari, laporan komandan upacara kepada inspektur upacara, dan penghormatan kebesaran.

Kalau dalam bahasa anak muda, bagian ini bisa dibilang acara tetap serius, tetapi alurnya sudah tersusun rapi dari awal sampai akhir.

Tidak ada acara “eh, habis ini ngapain?” karena semuanya sudah ada rundown-nya.

Setelah upacara selesai, Presiden Prabowo dijadwalkan meninggalkan tempat upacara setelah mengikuti salam kebangsaan.

Baca Juga: Kekerasan Seksual Anak Jangan Dianggap Sepele, Hukum Harus Berpihak pada Korban

Namun, rangkaian kegiatan belum langsung bubar total.

Perwira upacara akan melaporkan rangkaian kegiatan kepada Presiden. Setelah itu, Prabowo dijadwalkan meninjau Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan paduan suara dan pasukan lepas sangkur.

Setelah seluruh rangkaian selesai, upacara Hari Kesaktian Pancasila dinyatakan berakhir.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober berkaitan erat dengan sejarah Indonesia dan peristiwa G30S pada 1965.

Karena itu, pelaksanaan upacara di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya juga menjadi momentum untuk mengenang para korban dan tokoh yang gugur, sekaligus merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila.

Buat generasi muda, peringatan seperti ini bukan sekadar melihat pejabat berdiri di podium atau pasukan berbaris rapi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Awok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X