Ada sejarah panjang yang perlu dipahami.
Jadi, boleh saja anak zaman sekarang sibuk dengan TikTok, Instagram, game, atau drama di grup WhatsApp. Tapi jangan sampai memori HP penuh, sementara memori sejarah bangsa malah lowbat.
Sejarah perlu dipelajari, bukan untuk mewariskan dendam, tetapi supaya generasi sekarang bisa mengambil pelajaran dan tidak mengulangi kesalahan masa lalu. (Glo)
Artikel Terkait
Dulu Perempuan Dianggap Cukup di Belakang, Kini Kowad Bisa Panggul Senjata
Bulog Jelaskan Perbedaan Beras Premium untuk MBG dan Beras Fortifikasi
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Tembus Rp8,3 Juta, Mulai Kerja 1 Oktober 2026
Dapat Lokasi Tugas Jauh, Calon Manajer Kopdes Merah Putih Ada yang Pilih Mundur
Perlukah Gen Z Belajar Sejarah G30S? Ini Pentingnya Menjaga Ingatan Masa Lalu