Ada sejarah panjang yang perlu dipahami.
Jadi, boleh saja anak zaman sekarang sibuk dengan TikTok, Instagram, game, atau drama di grup WhatsApp. Tapi jangan sampai memori HP penuh, sementara memori sejarah bangsa malah lowbat.
Sejarah perlu dipelajari, bukan untuk mewariskan dendam, tetapi supaya generasi sekarang bisa mengambil pelajaran dan tidak mengulangi kesalahan masa lalu. (Glo)