Jumat, 30 Oktober 2026

Sebelum Jadi Pulau Penjara, Nusakambangan Ternyata Pernah Jadi Monumen Alam

Photo Author
Cinta, Beritaidn.com
- Kamis, 24 September 2026 | 14:24 WIB
Sebelum Jadi Pulau Penjara, Nusakambangan Ternyata Pernah Jadi Monumen Alam (Beritaonline.co - ilustrasi)
Sebelum Jadi Pulau Penjara, Nusakambangan Ternyata Pernah Jadi Monumen Alam (Beritaonline.co - ilustrasi)

Baca Juga: Presiden Prabowo Fokus Perkuat Industri Tekstil, Sektor Strategis Penyerap Tenaga Kerja

Namun, status sebagai monumen alam kemudian berakhir setelah adanya keputusan pemerintah kolonial yang menetapkan Nusakambangan sebagai kawasan penjara.

Ketentuan tersebut kemudian diperkuat melalui Staatsblad Nederlandsch-Indie tahun 1937 Nomor 369 yang menetapkan Nusakambangan sebagai daerah tertutup.

Jadi, sebelum ada cerita soal narapidana, Nusakambangan sempat punya cerita soal konservasi alam. Sejarahnya ternyata muter juga, Bang.

Pemanfaatan Nusakambangan untuk kepentingan pertahanan sudah dimulai sekitar tahun 1861.

Baca Juga: Aksi Hari Tani Nasional Dikawal Humanis, Polri Siapkan 26.386 Personel

Pada masa itu, tenaga narapidana digunakan dalam pembangunan benteng pertahanan, salah satunya Benteng Karangbolong.

Para narapidana dilibatkan dalam pekerjaan fisik, termasuk pembangunan infrastruktur militer di kawasan pulau.

Dari sinilah pemerintah kolonial melihat bahwa narapidana bisa diawasi di wilayah tersebut.

Ditambah kondisi pulau yang terisolasi, akses yang sulit, serta lingkungan alam yang mendukung, Nusakambangan kemudian dianggap cocok untuk dijadikan penal colony atau tempat penampungan narapidana.

Baca Juga: Kamar Mewah Gegerkan Lapas Cibinong, Ditjenpas Langsung Sidak

Sebelum menentukan Nusakambangan, pemerintah Hindia Belanda ternyata sempat melakukan penelitian terhadap sejumlah pulau lain, seperti Nusa Barung, Prinsen Eiland, dan Krakatau.

Tujuannya sederhana, mencari lokasi yang paling cocok buat dijadikan tempat penampungan narapidana.

Setelah dipertimbangkan, Nusakambangan dinilai paling memenuhi syarat karena letaknya terisolasi dan relatif sulit diakses.

Kondisi geografis ini dianggap menguntungkan dari sisi pengawasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Cinta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X