nusantara

Sebelum Jadi Pulau Penjara, Nusakambangan Ternyata Pernah Jadi Monumen Alam

Kamis, 24 September 2026 | 14:24 WIB
Sebelum Jadi Pulau Penjara, Nusakambangan Ternyata Pernah Jadi Monumen Alam (Beritaonline.co - ilustrasi)

Beritaonline.co - Kalau denger nama Nusakambangan, yang kebayang biasanya bukan pantai buat piknik sambil makan bekel, tapi pulau penjara yang dikenal punya pengamanan ketat.

Pulau yang berada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ini memang dikenal sebagai kawasan pemasyarakatan khusus dan punya sejarah panjang.

Nusakambangan bahkan kerap disebut “pulau bui” karena menjadi lokasi sejumlah lembaga pemasyarakatan.

Dengan keberadaan lapas-lapas tersebut, pulau ini punya karakter yang beda dari pulau wisata pada umumnya.

Baca Juga: Lapas Ngaseman Punya PRIMKOPASINDO, Bayar Belanja Nggak Lagi Pakai Cash

Bukan cuma itu, Nusakambangan juga dikenal sebagai salah satu lokasi pelaksanaan eksekusi narapidana dalam kasus tertentu.

Kondisi geografisnya yang terisolasi serta arus laut di sekitarnya membuat akses menuju pulau ini tidak gampang.

Kalau pulau lain terkenal karena pasir putih dan sunset, Nusakambangan justru terkenal karena penjaranya.

Ibaratnya, kalau ada yang bilang, “Bang, kita jalan-jalan ke pulau,” jawabannya di sini harus dipikir dua kali.

Baca Juga: Warisan Bisa Bikin Heboh, Hukum Perdata Punya Aturannya

Sebelum Jadi Pulau Bui, Pernah Jadi Monumen Alam

Jauh sebelum identik dengan lapas, Nusakambangan ternyata punya cerita lain.

Wilayah Nusakambangan Timur pernah ditetapkan sebagai monumen alam berdasarkan Staatsblad van Nederlandsch-Indie tahun 1923 Nomor 382.

Kawasan tersebut mencakup wilayah yang berbatasan dengan Teluk Penyu di sebelah utara, Samudra Hindia di sebelah timur, kawasan mercusuar di selatan, serta jalan yang menghubungkan mercusuar hingga tangga dermaga dekat Karangtengah di bagian barat.

Beberapa pulau karang di sekitar pantai, seperti Karangbolong dan Wijayakusuma, juga termasuk dalam kawasan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini