peristiwa

Awan Panas dan Lahar Semeru Berpotensi Menjangkau 17 Kilometer, Ini Wilayah yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 7 November 2026 | 10:57 WIB
Gunung Semeru (ilustrasi)

Beritaidn.com - Masyarakat di sekitar Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan aliran lahar.

Imbauan tersebut disampaikan setelah gunung api tersebut kembali mengalami erupsi pada Sabtu dini hari.

Dalam kejadian tersebut, awan panas guguran meluncur sejauh 5,5 kilometer dari kawah puncak menuju arah tenggara, tepatnya ke Besuk Kobokan.

Baca Juga: Gelombang Ancaman Bom Guncang Penerbangan Eropa, Jet Tempur Dikerahkan Kawal Pesawat

Kondisi ini membuat kawasan lembah dan aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru perlu mendapatkan perhatian khusus.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menyampaikan bahwa masyarakat tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.

Larangan tersebut diberlakukan karena awan panas guguran dan aliran lahar berpotensi mencapai jarak hingga 17 kilometer dari puncak gunung.

Baca JuBaca Juga: Penyadapan Jadi Sorotan, Kapolri Tegaskan Hukum Jalan, Soliditas Jangan Hilangga: Stray Kids Kembali Ukir Prestasi di Jepang, Lagu S-Class Resmi Raih Sertifikasi Platinum

Selain Besuk Kobokan, sejumlah aliran sungai lainnya juga perlu diwaspadai.

Wilayah tersebut meliputi Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Masyarakat juga diminta memperhatikan potensi aliran lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Baca Juga: Wajah Baru Pantai Ampenan Usai Revitalisasi, Kini Semakin Nyaman untuk Wisata Keluarga

Ancaman tersebut perlu diperhatikan karena material vulkanik dapat terbawa aliran air dan bergerak mengikuti jalur sungai.

Selain kawasan aliran sungai, terdapat sejumlah batas aman lain yang harus dipatuhi masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini