Sabtu, 7 November 2026

Awan Panas dan Lahar Semeru Berpotensi Menjangkau 17 Kilometer, Ini Wilayah yang Perlu Diwaspadai

Photo Author
Glowor, Beritaidn.com
- Sabtu, 7 November 2026 | 10:57 WIB
Gunung Semeru (ilustrasi)
Gunung Semeru (ilustrasi)

Warga dan pengunjung dilarang melakukan aktivitas di sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Baca Juga: Penyadapan Jadi Sorotan, Kapolri Tegaskan Hukum Jalan, Soliditas Jangan Hilang

Masyarakat juga tidak diperbolehkan mendekati kawah atau puncak dalam radius lima kilometer.

Kawasan tersebut memiliki potensi bahaya lontaran batu pijar yang dapat membahayakan keselamatan manusia.

Peringatan ini disampaikan ketika Gunung Semeru masih berada pada status Siaga atau Level III.

Baca Juga: Takut Disadap? Jangan Cuma Curiga, Kenali Tanda-tandanya!

Sebelumnya, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa erupsi terjadi pada pukul 00.11 WIB.

Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar satu kilometer di atas puncak.

Durasi erupsi tercatat sekitar enam menit dengan amplitudo maksimum 33 milimeter pada seismograf.

Baca Juga: Waduh, Episode Baru Lagi! Perwira Tinggi Polri Keempat Masuk Daftar Tersangka

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak menuju selatan serta barat daya.

Sehari sebelumnya, tepatnya Jumat sore, 6 November, Semeru juga mengalami erupsi dengan luncuran awan panas sejauh lima kilometer.

Meskipun terjadi aktivitas vulkanik dalam waktu berdekatan, BPBD Lumajang menyampaikan bahwa kegiatan masyarakat di sekitar lereng gunung masih berjalan lancar.

Baca Juga: Pucok Krueng Lhoknga, Pesona Kolam Biru Kehijauan di Tengah Tebing Karst Aceh Besar

Hal tersebut karena zona merah rawan bencana telah disterilkan dari aktivitas masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Glowor

Tags

Terkini

X