Beritaidn.com - Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali bergerak membongkar dugaan korupsi di sektor perpajakan.
Kali ini, kantor PT IPPS yang berada di Menara Batavia, Jakarta Pusat, menjadi sasaran penggeledahan terkait dugaan korupsi transfer pricing PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk periode 2008–2025.
Penggeledahan yang berlangsung cukup panjang itu dimulai Kamis (29/10) pukul 10.00 WIB hingga Jumat (30/10) sekitar pukul 03.00 WIB.
Artinya, penyidik harus bekerja sampai dini hari untuk mengumpulkan bukti-bukti yang dibutuhkan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Ramai di Medsos, Kasus Betrand Peto Kini Naik Penyidikan
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan penggeledahan dilakukan di kantor PT IPPS yang beralamat di Menara Batavia Lantai 11, Jalan KH Mas Mansyur Kavling 126, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Dari lokasi tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik.
Salah satu yang menarik perhatian adalah telepon genggam yang di dalamnya ditemukan data percakapan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
“Barang bukti antara lain telepon genggam yang di dalamnya ditemukan data percakapan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut,” ujar Anang dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Baca Juga: Pantai Mawun Lombok, Pesona Pasir Putih dan Laut Biru yang Menenangkan
Bukan cuma membawa dokumen dan perangkat elektronik, penyidik juga menyegel kantor PT IPPS.
Bahkan, pintu lemari yang menjadi akses menuju ruang tersembunyi di dalam kantor tersebut ikut disegel.
Ruang tersembunyi ini tentu menjadi bagian yang menarik dalam proses penyidikan. Namun, Kejagung masih harus mendalami seluruh barang bukti untuk memastikan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana yang sedang diusut.
Kasus yang sedang dibongkar Kejagung ini bukan perkara kecil. Penyidik Jampidsus telah menetapkan Direktur PT Toba Pulp Lestari berinisial AL serta dua pegawai pajak sebagai tersangka perseorangan.
Artikel Terkait
Kemensos Jatuhi Sanksi Berat terhadap 620 Pegawai yang Terlibat Judi Online
Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Diterima MK, Status Cawapres Pemilu 2024 Tetap
Sidang Perdana Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini, Dakwaan Kasus ASABRI-Jiwasraya Dibacakan
KPK Terus Bongkar Kasus HGB, Giliran Bos Perusahaan Masuk Agenda Pemeriksaan
Bukan Sekadar Ramai di Medsos, Kasus Betrand Peto Kini Naik Penyidikan