hukum-kriminal

Bukan Modal Feeling, Ahli Forensik Pakai DNA untuk Cari Identitas Korban

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:23 WIB
Bukan Modal Feeling, Ahli Forensik Pakai DNA untuk Cari Identitas Korban (Beritaidn.com - ilustrasi)

Jadi, dalam pemeriksaan forensik tidak ada istilah asal menebak. Semua harus melewati pengujian ilmiah agar hasilnya bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Ramai di Medsos, Kasus Betrand Peto Kini Naik Penyidikan

Setelah asal material diketahui, tahapan berikutnya adalah mengidentifikasi sumber biologisnya melalui pemeriksaan DNA.

Asan menjelaskan, pemeriksaan DNA tidak harus menggunakan sampel berukuran besar. Berbagai material biologis dapat digunakan selama masih memiliki kualitas yang memadai untuk dianalisis di laboratorium.

"Semua bagian tubuh itu bisa dijadikan sampel untuk pemeriksaan DNA. Kita tinggal kirim saja," ujarnya.

Meski demikian, kondisi sampel tetap menjadi faktor penting. Material yang mengalami kerusakan berat akibat paparan panas atau faktor lainnya belum tentu masih menyimpan DNA yang dapat dianalisis.

Baca Juga: Rumah Dinas TNI Disorot Usai Penggerebekan Dugaan Judi Online

Dengan kata lain, hasil pemeriksaan sangat bergantung pada kualitas bahan yang berhasil ditemukan penyidik.

Menemukan profil DNA belum otomatis membuat identitas seseorang langsung diketahui. Para ahli masih membutuhkan DNA pembanding untuk memastikan siapa pemilik material biologis tersebut.

Dalam prosesnya, keluarga kandung yang kehilangan anggota keluarga dapat memberikan sampel pembanding.

Hasilnya kemudian dianalisis untuk melihat kecocokan dengan sampel yang ditemukan.

"Kalau ada orang merasa kehilangan anggota keluarganya, kemudian ada dua atau tiga keluarga, maka tinggal dicocokkan saja nanti DNA-nya. Mana yang besar kemungkinannya," jelas Asan.

Ia juga menegaskan bahwa DNA memiliki tingkat spesifikasi lebih tinggi dibandingkan pemeriksaan golongan darah untuk mengidentifikasi seseorang.

"Kalau golongan darah kan terlalu rancu. DNA itu lebih spesifik," imbuhnya.

Selain DNA, ada metode lain yang dapat membantu proses identifikasi, yakni antropologi forensik.

Halaman:

Tags

Terkini