Baca Juga: Tawuran di Makassar Berakhir Tragis, Polisi Cari CCTV dan Periksa Saksi
Menurut Kepala SD Negeri Pasusukan Maryana, makanan diterima sekolah sekitar pukul 08.30 WIB dan disantap siswa sekitar pukul 09.00 WIB ketika jam istirahat.
Yang menarik, keluhan kesehatan tidak muncul bersamaan.
Ada yang mulai merasakan gejala pada malam hari, sementara sebagian lainnya baru mengalami keluhan keesokan harinya.
Jadi bukan model makan jam sembilan, jam sembilan lewat lima langsung “waduh, perut demo”. Gejalanya muncul pada waktu yang berbeda-beda.
Baca Juga: Korban Dugaan Keracunan Makanan di Batang Ditangani, Gibran Minta Investigasi Tuntas
“Kalau untuk anak-anak beragam, dari mulai malam. Ada juga yang esok harinya. Enggak sama,” ujar Maryana.
Keluhan yang banyak dirasakan antara lain mual, sakit perut, muntah, diare, hingga panas dingin.
Pemerintah Sudah Turun, Tapi Investigasi Belum Selesai
Kasus Batang ini kemudian mendapat perhatian serius pemerintah.
Baca Juga: Bukan Cuma Ngebul, Vape Etomidate Berujung Kasus Hukum, 735 Cartridge Diamankan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung meninjau penanganan pasien di RSUD Limpung, Puskesmas Bawang, serta SD Negeri Pasusukan.
Di Puskesmas Bawang, saat kunjungan berlangsung, masih terdapat delapan pasien yang menjalani perawatan, terdiri dari empat orang dewasa dan empat pelajar.
Gibran juga meminta hasil investigasi nantinya disampaikan secara terbuka kepada keluarga korban. Pemerintah, menurutnya, perlu memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) sejak awal kejadian menyatakan penanganan penerima manfaat dan investigasi terus dilakukan.
Artikel Terkait
Hati-hati! Tramadol Dijual Bebas Lewat Media Sosial, Ini Risikonya
Polisi Bongkar "Dapur" Narkoba di Jakarta Pusat, Barang Mau Dijual Lewat Medsos
Jual Lewat Facebook Marketplace, Tiga Pencuri Raket Padel di Bekasi Tertangkap
Begal Keliling Cari Mangsa, Tiga Pelaku Diciduk Polisi di Pulogadung
Bukan Cuma Ngebul, Vape Etomidate Berujung Kasus Hukum, 735 Cartridge Diamankan